KURUNGBUKA.com, CILEGON – Madrasah Al-Khairiyah Karangtengah secara resmi membuka kegiatan Ngaji Pasaran Tahun 2026 pada Sabtu (21/02/2026). Program ini menjadi agenda tahunan yang telah memasuki tahun keempat pelaksanaannya sebagai bagian dari penguatan pembelajaran keislaman selama bulan Ramadan.

Kegiatan Ngaji Pasaran diselenggarakan di Aula Pondok Pesantren Banu Al-Qomar Karangtengah dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi MTs dan MA Al-Khairiyah Karangtengah, serta dewan guru. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, menandai dimulainya rangkaian kegiatan keagamaan yang akan berlangsung sepanjang Ramadan.

Acara diawali dengan seremoni pembukaan yang diisi laporan kegiatan oleh Ketua Panitia, Ahyani. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa Ngaji Pasaran merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Gema Ramadan Tahun 2026.

Selain pengajian kitab, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan Diklat Dakwah yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi keagamaan para siswa.

Menurut Ahyani, kegiatan ini menyasar seluruh peserta didik sebagai upaya membangun karakter religius dan memperkuat pemahaman keislaman mereka.

“Sasaran kegiatan ini adalah seluruh siswa MTs dan MA Al-Khairiyah Karangtengah. Selama Ramadan, kegiatan pembelajaran akan diisi secara penuh dengan Ngaji Pasaran dan Diklat Dakwah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan keagamaan, tetapi juga membentuk sikap spiritual dan kepedulian sosial para siswa.

Sementara itu, Kepala MTs Al-Khairiyah Karangtengah, Ayatulloh, dalam sambutannya menekankan bahwa Gema Ramadan tahun ini memiliki nilai istimewa karena adanya kolaborasi dengan IKAMAH (Ikatan Alumni Madrasah Al-Khairiyah Karangtengah).

Menurutnya, keterlibatan alumni menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus memperluas jejaring pendidikan.

“Tahun ini kita berkolaborasi dengan IKAMAH. Hal ini memperkuat lembaga, baik secara internal maupun eksternal. Selain itu, terdapat agenda khusus berupa Diklat Dakwah. Selama tiga hari, siswa-siswi akan mendapatkan materi dakwah yang aplikatif,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu melatih keberanian siswa dalam menyampaikan nilai-nilai Islam secara santun dan bijak di tengah masyarakat.

Setelah rangkaian pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Ngaji Pasaran yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Al-Khairiyah Banu Al-Qomar Karangtengah, KH Muktillah, S.Ag., M.MPd. Pada tahun ini, kitab yang dikaji berjudul Miftah Al-Khairiyah, yang merupakan karya beliau sendiri.

Dalam pengantar kajiannya, KH Muktillah menjelaskan bahwa kitab tersebut merupakan penafsiran terhadap Statuta Syubbanul Muslimin tahun 1931. Di dalam statuta tersebut termuat enam ayat Al-Qur’an dan sembilan hadis Nabi Muhammad SAW yang menjadi landasan nilai dan gerakan Al-Khairiyah.

Menurutnya, ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis tersebut merupakan kunci dalam memahami arah perjuangan dan nilai dasar Al-Khairiyah.

Ia menekankan bahwa pengkajian kitab ini tidak hanya bertujuan menambah wawasan keagamaan, tetapi juga menanamkan nilai keikhlasan, pengabdian, dan tanggung jawab sosial kepada para siswa.

Dengan dimulainya Ngaji Pasaran Tahun 2026, Madrasah Al-Khairiyah Karangtengah kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Melalui perpaduan antara kajian kitab dan pelatihan dakwah, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pelajar yang tidak hanya memahami ajaran Islam secara tekstual, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. (rls/kin)