KURUNGBUKA.com, CILEGON — MTs Al-Khairiyah Karangtengah menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan dan merawat budaya literasi, khususnya literasi baca-tulis dan literasi budaya, melalui kegiatan outing class ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 110 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX, yang didampingi oleh dewan guru. Sebelum pelaksanaan kunjungan, seluruh peserta telah melakukan pendaftaran secara daring dan resmi terdaftar sebagai anggota Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Setibanya di lokasi, para siswa melakukan registrasi ulang di lantai 2 gedung Perpustakaan Nasional. Selanjutnya, mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok dengan pendampingan guru. Sebagian siswa mengunjungi lantai 15 yang menyediakan koleksi referensi dan ensiklopedia, sementara kelompok lainnya diarahkan ke lantai 21 dan 22 yang menyimpan koleksi umum.

Koordinator kegiatan, Muthakin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab pendidik dalam meningkatkan minat baca siswa.

“Kegiatan ini sudah kami rancang jauh-jauh hari. Tujuan kami mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia adalah untuk meningkatkan minat baca peserta didik,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kecintaan siswa terhadap buku dan aktivitas membaca.

“Meskipun kunjungan ini berlangsung singkat, kami berharap siswa semakin mencintai buku dan gemar membaca. Karena sejatinya, buku adalah gerbang ilmu,” tambahnya.

Setelah kunjungan ke Perpustakaan Nasional, para siswa melanjutkan kegiatan ke Monumen Nasional (Monas). Di lokasi tersebut, mereka mempelajari sejarah perjuangan bangsa Indonesia secara langsung melalui berbagai sumber dan pengalaman lapangan.

Rangkaian outing class ini menjadi momentum penting bagi siswa MTs Al-Khairiyah Karangtengah dalam memperluas wawasan, menumbuhkan minat literasi, serta memperkuat pemahaman terhadap sejarah dan budaya bangsa. (rls/kin)