“Beberapa buku terbaik yang pernah dicetak hilang dari muka bumi ini karena pedagang ikan berotak udang merobek lalu memakai halaman-halaman buku itu untuk membungkus ikan-ikannya yang bau. Pada abad pertengahan, ribuan buku musnah karena jilid-jilidnya dijadikan sol sepatu atau kertas-kertasnya dibakar untuk memanaskan tempat pemandian mereka.”

(Cornelia Funke, Inkheart, 2009)

KURUNGBUKA.com – Banyak orang berdosa, yang mengakibatkan pengetahuan atau cerita dalam buku-buku tidak berhasil melewati tahun-tahun untuk sampai pembaca berikutnya. Buku, benda yang berguna bagi pembaca. Yang “terlalu” berguna bagi para pedagang dan orang-orang yang menginginkan kehangatan. Buku menemui takdirknya di tangan orang-orang dicap berdosa. Mereka berdosa terhadap peradaban dan “mengaggalkan” masa depan.

Kita tidak ingin ikut mengutuknya berlebihan. Pada masa lalu, penerangan atau khotbah tentang buku mungkin belum sampai ke mufakat: merawat, memuliakan, menyimpan, dan mewariskan. Di depan mata, buku itu kertas. Buku itu benda yang bisa digunakan di luar keperluan pembaca.

Ratusan tahun yang lalu, buku-buku dikagumi dan dihinakan. Kita sering mendapatkan pengisahan membahagiakan ketimbang kenestapaan. Buku-buku yang mengubah (peradaban) dunia. Buku-buku memicu kemajuan-kemajuan. Di buku-buku, gagasan-gagasan bergerak terus tanpa lekas ke titik pemberhentian.

Nestapa pun terjadi. Buku-buku itu remeh, terpuruk, dan musnah. Yang pernah ditulis, yang pernah dicetak, mengalami nasib terburuk. Akhir yang biadab. Buku-buku bukan bacaan. Kita masih mungkin melihatnya pada masa sekarang. Lembaran kertas dari buku tetap resmi menjadi pembungkus nasi, bawang, cabai, dan lain-lain. Kertas-kertas itu tetap bersama api menghasilkan asap dan abu. Kita tidak berhak menuduh orang-orang berdosa. Pada abad XXI, buku-buku tak harus sesakral ratusan tahun yang lalu. Buku bisa tamat tanpa doa dan kenangan.

Dukung Kurungbuka.com untuk terus menayangkan karya-karya terbaik penulis di Indonesia. Khusus di kolom ini, dukunganmu sepenuhnya akan diberikan kepada penulisnya. >>> KLIK DI SINI <<<