KURUNGBUKA.com – Anak yang bermimpi, anak yang mengetahui dunia lain. Dunia yang berbeda atau memiliki hubungan dengan dunianya yang sehari-hari. Yang bermimpi akan mengingat jika itu mengesankan. Bisa itu mimpi yang indah, misterius, menakutkan, atau lucu. Bocah dan mimpi menciptakan keanehan yang tidak mudah dipahami kaum dewasa. Konon, anak berharap ada mimpi-mimpi yang menjadi nyata.

Yang bermimpi bernama Adele. Tinggal di rumah yatim-piatu membuatnya memiliki banyak pertanyaan, yang terpenting adalah asal-usulnya. Anak perempuan yang lugu itu bermimpi melihat gajah. Bagi anak, gajah adalah binatan yang mengagumkan: dari ukuran tubuh sampai tingkahnya. Anak yang lugu itu santat penasaran dengan cerita atau pesan yang terdapat dalam mimpinya. Ia berulang mimpi tentang gajah.

Di novel berjudul The Magician’s Elephant (2009) gubahan Kate DiCamillo, anak dan mimpi menjadikan pembaca terharu. Yang diceritakan: “Tetapi, gajah itu terus menjauh darinya. Ia pergi ke ujung jalan dan makin lama makin mengecil, terus mengecil…. Menghilang sepenuhnya dari pandangan Adele. Kemudian, salju mulai turun.” Kejadian itu menimbulkan pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Adele dirundung bingung dan ingin mengerti isi mimpi.

Suasana dalam mimpi: “Batu-batu jalanan dan genting-genting atap jadi berselimut warna putih. Salju turun tanpa henti sampai lenyap. Segera saja, seolah dunia tidak ada lagi…” Bocah yang bermimpi itu sedih tapi tetap ingin mengetahui pesan terpenting, yang mungkin dapat mengubah nasibnya. Gajah itu petunjuk. Hujan salju memberi sendu untuk jawaban yang ditunggu.

*) Image by Books and Collection

Dukung Kurungbuka.com untuk terus menayangkan karya-karya penulis terbaik dari Indonesia. Khusus di kolom ini, dukunganmu sepenuhnya akan diberikan kepada penulisnya. >>> KLIK DI SINI <<<