Buku-Buku

aku mengenalmu melalui buku-buku
kusitir lembar-lembarmu sampai berlembur
kugali noktah-noktah yang bersembunyi
dalam jalinan garis-garis melengkung
dan kutemukan senyummu terpendam
mencoba membebaskan diri sebagai makna
yang tak terikat pada setia dan janji-janji

tapi, sepertinya kelak aku akan kecewa
saat mengerti buku-buku wangi itu
yang mengangkut asmamu pada kertasnya
tercoret-coret cinta yang tak sempurna
dan aku tak ada punya kuasa
selain terus membaca sembari menerka

31/12/22

***

Tata Krama Sepotong-Potong

semula biarlah lesap sekat
antara air kran,
kotak kayu hijau bertato amal,
tata krama kepada usia,
dan keramat pemilik tempat

saat telapak mata meraba
: putih, yang dikata kawannya bersih
namun terkadang tata yang krama
juga keramat yang bulat
menyedak lebih dalam
demi mencegat panyendu

kotak kayu pun melihatnya sebagai
: hitam, yang dikata kawannya seram
maka air yang katanya cair
mewujudkan katanya dengan mengalir

sungguh mengairi adalah mengalirkan hidup nan bening
bening adalah konsensi setelah hening
hening adalah tenggelamnya gelombang
gelombang adalah arogansi yang pasang

saat putih dan hitam beradu pantun yang tak terlalu cakep
air diam-diam sumerep dan semenep

15/11/22

***

Dalam Pelukan Kelam

aku ingin seperti ini:
menemukan celah-celah sunyi
dan kita leluasa berpelukan
tanpa takut dicela dosa

aku ingin melepas sepatu dan topi
serta menarik ujung helai benang kusam
yang selalu melilit kita seperti bayi
agar perasaan kita telanjang

sesaat kita heran dan saling menertawakan
mengapa rajah nama kita begitu ramainya
maka kemudian mata menatap dan saling mendekap
seerat pelukan gelap kepada bulan yang tertilam

03/10/22

***

Cacat

aku…
terjerumus pada lubang
yang tak pernah kurapal
pada sepertiga malam

aku asing
dari asa dan impian

setelah berderai kecewa
aku belajar mencoret dan mengeja
aku dierami
dipeluk rapat-rapat oleh harap

semoga kelak jiwaku
menetas tanpa cacat

15/11/21

***

Mimpi yang Meredup

setelah berjarak
aku dan kau
makin tak berdetak

mestinya kita terus berderap
mengibarkan kepak pada tiang-tiang waktu
agar jika besok-besok celaka
kita dapat menggugat janji-janji kita sendiri

08/10/21

*) Image by istockphoto.com