Judul Buku : Lautmu Bukan Aku
Penulis : Lilpudu
Jumlah Halaman : 220 hlm
Ukuran Buku : 14×20 cm
Penerbit : Tekad
Tahun Terbit : 2025
Cetakan Pertama : Juli, 2025
ISBN : 978-634-04-0707-5
Harga Buku : Rp 99.000,00
KURUNGBUKA.com – Novel Lautmu Bukan Aku merupakan salah satu novel yang ditulis oleh Lilpudu, seorang penulis yang mengawali karirnya melalui platform wattpad pada tahun 2020 lalu. “Lautmu Bukan Aku” adalah sebuah novel yang menceritakan kisah dua remaja yang tumbuh bersama sejak belia. Kedua remaja tersebut ternyata diam-diam saling menyukai, menyimpan rasa di antara candaan dan tatapan hangat yang sering diam-diam dilakukan. Dewangga diam-diam menaruh hati kepada Laras, seorang gadis cantik jelita yang merupakan teman masa kecilnya.
Dewangga yang mulanya hanya berani memerhatikan Laras dan memendam perasaanya, ingin mencoba memberanikan diri mengungkapkan apa yang dirasakannya. Meski terselip sedikit ketakutan dan keraguan, Dewangga diam-diam berusaha mendekati Laras, sang pujaan hatinya. Perlahan ia mulai merasa yakin untuk mengungkapkan perasannya kepada Laras, walaupun ia tahu Laras dan dirinya memiliki dinding perbedaan yang besar. Laras yang dulunya sering menjadi korban bercandaan dan kejahilannya kini berubah menjadi gadis yang dicintainya.
Laras, merupakan sosok gadis yang memiliki paras cantik jelita. Ia selalu patuh terhadap kedua orang tuanya. Laras sejak lama telah memerhatikan Dewangga, ia hanya berani mengaguminya diam-diam. Laras dan Dewangga, mereka adalah teman masa kecil, dulunya Laras selalu kesal pada Dewangga, karena ia selau diganggu dan dijahilinya. Lambat laun interaksi mereka berdua semakin berkurang, Dewangga sudah berubah menjadi laki-laki dewasa, bukan bocah lagi yang selalu menjahilinya. Laras mengakui Dewangga kini memiliki paras tegas dan sempurna, setiap gadis pasti akan terpesona akan ketampanannya, termasuk dirinya. Kala itu, Dewangga mengajaknya berangkat sekolah bersama, Laras sangat senang dan menerima ajakannya.
Semakin hari, hubungan Dewangga dan Laras semakin dekat. Hingga suatu hari, Dewangga menyatakan perasaanya kepada Laras. Laras yang mulanya yang sempat takut dan ragu akhirnya menerima Dewangga sebagai kekasihnya. Dewangga dan Laras menjalin hubungan asmara diam-diam dan berusaha menyembunyikannya dari para orang tua, kecuali kakek Dewangga. Meski tahu akan konsekuensi dari hubungan yang mereka jalani, tetapi mereka saling berusaha menggenggam, meski berupaya menyembunyikan hubungan mereka agar tidak diketahui oleh para orang tua. Berbagai rintangan berusaha mereka lalui. Saat larangan orang tua, pandangan masyarakat, dan perbedaan keyakinan membayangi langkah mereka, Dewangga dan Laras memilih bertahan. Segala cara mereka lakukan demi sebuah harapan agar tetap dapat saling menggenggam di saat dunia memaksa mereka untuk saling melepaskan.
Hingga suatu hari, upaya mereka untuk menutupi hubungan ini sudah tak dapat dilakukan lagi. Para orang tua murka besar dan menyuruh mereka saling menjauhi satu sama lain. Dewangga bahkan beradu keras dengan bapaknya. Tak hanya Dewangga, Laras juga mengalani hal yang sama. Laras berusaha menjelaskan dan memohon izin kepada ayah dan ibunya. Laras selalu yang menurut perintah dan perkataan orang tuanya, kala itu ia menolah untuk melepaskan Dewangga. Hal itu membuat ayahnya murka besar, hingga berkata bahwa ia tidak akan menganggap Laras sebagai putrinya sebelum Laras berpisah dengan Dewangga. Ketika orang tua Laras perlahan memahami keinginan Laras, alam tak lagi merestui hubungan keduanya. Dewangga dan Laras dipaksa untuk berpisah, tanpa salam dan pamit yang tak sempat terucap. Hanya kenangan indah yang menyimpan rindu yang begitu berat. Ini adalah kisah cinta yang tak sempat sampai, perpisahan tanpa peringatan, dan tentang bagaimana laut bisa jadi rumah bagi cinta yang hilang. Karena lautmu bukan aku, dan aku tak menjadi tempatmu pulang.
Novel Lautmu Bukan Aku mempunyai kisah cerita yang sangat menarik bagi para remaja dan cerita ini relevan dengan kehidupan. Penulis menggunakan bahasa yang sederhana, indah, dan mudah dipahami untuk menceritakan kisah dalam novel ini, sehingga pembaca lebih mudah tersentuh dan seolah dapat merasakan apa yang tokoh dalam novel tersebut rasakan. Selain itu, desain sampul yang sedikit misterius juga menjadi daya tarik tersendiri bagi saya saat menemukan novel ini untuk pertama kalinya. Menurut saya desain sampulnya memang terkesan sederhana, namun meniliki arti yang dalam.
Novel ini memiliki gaya dalam menceritakan alur yang terlalu cepat, dengan kisah Dewangga dan Laras saat mereka masih kecil hanya di deskripsikan singkat. Pada bagian babnya juga terkesan terburu-buru, karena beberapa bab kisahnya dipersingkat seperti tiba-tiba hubungan Dewangga dan Laras sudah dua tahun. Beberapa tokoh tambahan kurang dijelaskan siapa dia, seperti Apta dan Esa yang ternyata mereka adalah adik Dewangga, tetapi tidak dijelaskan saat
Sejauh ini, novel Lautmu Bukan Aku cukup menarik, juga relate dengan kehidupan sebagian orang. Meskipun alurnya terkesan tergesa-gesa dan kurangnya deskripsi setiap tokohnya, novel ini menggunakan bahasa yang sederhana, indah, dan mudah dipahami untuk menceritakan kisah yang ada di dalamnya. Sehingga pembaca lebih mudah tersentuh dan seolah dapat merasakan apa yang tokoh dalam novel tersebut alami. Meski terlihat sederhana, kisah ini memiliki pesan tersendiri kepada pembacanya. Novel Lautmu Bukan Aku adalah novel yang layak dibaca untuk kalangan remaja enam belas tahun ke atas hingga dewasa.
*) Image by @noveybook












