Sepiring Nasi untuk Tuhan – Cerpen Luluq Intan
Di kampung kami yang jauh dari jangkauan menara-menara tinggi dan sinyal kuat, ada satu kebiasaan...
Baca selengkapnyaDiposting oleh Luluq Intan | Agu 24, 2025 | Cerpen, Featured, SASTRA
Di kampung kami yang jauh dari jangkauan menara-menara tinggi dan sinyal kuat, ada satu kebiasaan...
Baca selengkapnyaDiposting oleh Yesrun Eka Setyobudi | Agu 17, 2025 | Cerpen, Featured, SASTRA
Pagi di kaki Gunung Talang selalu datang pelan-pelan, seolah tak tega membangunkan desa yang masih...
Baca selengkapnyaDiposting oleh Riyana Rizki | Agu 10, 2025 | Cerpen, Featured, SASTRA
Bagian Satu: Pilihan “Aku butuh seseorang.” “Apakah aku bukan orang?” Ada yang hendak...
Baca selengkapnyaDiposting oleh Heri Haliling | Agu 3, 2025 | Cerpen, Featured, SASTRA
Warung yang berdiri sendiri di punggung bukit itu beratap seng dan berdinding triplek. Warnanya...
Baca selengkapnyaDiposting oleh Erna Surya | Jul 27, 2025 | Cerpen, Featured, SASTRA
Bapak selalu bilang aku cerewet. Katanya, itu semacam penyakit dalam otakku yang tak akan mungkin...
Baca selengkapnya