“Bayangkan dunia dengan orang-orang yang hanya hidup satu hari. Maka, detak jantung dan aliran napas mereka sangat kencang karena seluruh waktu hidup dipadatkan dalam satu putaran Bumi pada porosnya – rotasi Bumi sedemikian pelan sehingga satu revolusi penuh membutuhkan seluruh waktu hidup manusia. Setiap tafsiran adalah sahih. Dengan demikian, seorang lelaki atau seorang perempuan melihat satu matahari terbit, satu matahari tenggelam.”

(Alan Lightman, Mimpi-Mimpi Einstein, KPG, 1999)

KURUNGBUKA.com – Yang menjengkelkan adalah ulah kalimat-kalimat yang ditaruh Alan Lightman dalam Mimpi-Mimpi Einstein. Pengarang yang tidak mau menjadikan kalimat-kalimatnya hanya kebenaran ilmiah. Pembaca tidak bisa menuduhnya diambil atau disalin dari jurnal ilmiah atau buku babon, yang kebenarannya keramat. Maka, yang ditulis mengenai waktu menghendaki pembaca dalam main-main mumpung melancong di cerita yang menakjubkan.

Pembaca diajak menbayangkan kehidupan orang hanya satu hari. Sejak lama, kita berpatokan sehari-semalam itu 24 jam. Kita yang memotong dan membagi untuk beberapa peristiwa, dari yang penting sampai yang konyol. Waktu dialami dan dimengerti dengan keinginan bermakna, tidak sia-sia yang bikin penyesalan. Namun, adakah hak dan waktu untuk penyesalan?

Di dunia, selama satu hari membuat orang berbeda dari yang kita tetapkan selama berabad-abad. Kita digagalkan memikirkan usia. Yakinlah tidak perlu ulang tahun. Satu hari, waktu yang terlalu singkat. Kita kebablasan berimajinasi jika percaya dalam sehari ada yang membahagiakan dan menciptakan kenangan. Waktu tiba-tiba selesai. Jika ada penderitaan bisa menghabiskan menit-menit.

Yang disodorkan Alan Lightman bukan orang saja. Perhatikan, ia sekalian membahas Bumi. Apakah dulu ia tidak khatam pelajaran-pelajaraannya di sekolah dan universitas? Kemahiran menulis cerita justru membuatnya berani membayangkan Bumi tidak seperti yang ditulis para ilmuwan, dari abad ke abad.

Pembaca paham rotasi. Buku pelajaran sudah memadai dalam penjelasan Bumi. Yang dipelajari lagi saat masih bocah dan remaja: Bumi mengitari matahari. Berapa waktu yang dibutuhkan? Maka, muncul kalimat-kalimat penuh kebenaran, yang dipelajari secara serius miliaran orang di dunia. Mimpi-Mimpi Einstein mungkin balas dendam dari pertengkaran dan kesesatan selama belajar di sekolah dan universitas?

Kita bayangkan lagi orang dan Bumi dalam waktu yang terbatas atau sangat singkat. Yang kasihan adalah para ilmuwan, yang akan pusing dan marah. Yang cukup dimaklumi adalah pengarang. Pada waktu yang sehari, pengarang tetap bisa membuat cerita yang panjangnya ratusan halaman. Ia berhak menampilkan tokoh, membuat peristiwa, dan menggerakkan Bahasa tanpa terlalu takut bahwa waktu akan cepat selesai. Apakah ia perlu mencantumkan tamat di akhir tulisan?

Jadwal yang biasa dimiliki orang dalam beberapa hari, minggu, bulan, atau tahun tiba-tiba berantakan oleh pembayangan hidup hanya dalam satu hari. Terjadilah seleksi yang sangat menyulitkan dengan pemunculan kategori-kategori aneh. Bagaimana memiliki sehari yang berarti? Yang mengalaminya bisa menentukan derajat romantis, religious, gembira, nafsu, atau estetis saat waktu bergerak cepat dan mendebarkan. Seharusnya, orang itu tidak perlu meilhat jam dinding.

Yang melihat matahari bergerak yang akibatnya menyuguhkan pagi, siang, sore, dan malam sudah bisa memasalahkan hidupnya yang singkat. Alan Lightman agak menghindari salah, terbukti ia menyatakan beragam tafsir atas waktu yang singkat itu boleh sahih. Tanda bila waktu itu cepat adalah hak melihat satu matahari terbit dan satu matahari tenggelam. Matahari yang sama, yang memastikan keberakhiran waktu. Tanda-tandanya masih terang dan gelap. Orang yang sempat melihat matahari dan kehilangannya berarti menyadari diri mustahil abadi. Yang terbaik adalah tamat ketimbang hidup berhari-hari.

*) Image by dokumentasi pribadi Bandung Mawardi (Kabut)

Dukung Kurungbuka.com untuk terus menayangkan karya-karya penulis terbaik dari Indonesia. Khusus di kolom ini, dukunganmu sepenuhnya akan diberikan kepada penulisnya. >>> KLIK DI SINI <<<