Puisi-Puisi Salman Aristo: Film yang Mundur
FILM YANG MUNDUR Di antara warna yang senja lupa,angin mengusap debu jendela di namamu. Kita duduk...
Baca selengkapnyaDiposting oleh Salman Aristo | Mar 15, 2025 | Featured, Puisi, SASTRA
FILM YANG MUNDUR Di antara warna yang senja lupa,angin mengusap debu jendela di namamu. Kita duduk...
Baca selengkapnyaTelur Dadar Demi apa, telurayam kau aduk-adukkemudian kau goreng? Demi kembang matangnya.Demi...
Baca selengkapnyaDiposting oleh Diana Rustam | Mar 1, 2025 | Featured, Puisi, SASTRA
Joget Pagi-pagi sekali joget datang merayukuPadahal aku dan cangkul siap berangkat ke ladang Joget...
Baca selengkapnyaDiposting oleh Naira Mufidah Respati | Feb 22, 2025 | Featured, Puisi, SASTRA
KEDALUWARSA Paru-paruku kedaluwarsaSeakan bernapas tak lagi gunaJatuh harapku pada...
Baca selengkapnyaDiposting oleh Muhammad Rifan Prianto | Feb 15, 2025 | Featured, Puisi, SASTRA
MENDENGAR LAGU FAVORITMU PADA SUATU PAGI KETIKA KAU SEDANG TERLELAP DI ATAS RANJANG LELAKI...
Baca selengkapnya