Ia yang Menggantung di Langit Malakut

Ia yang menggantung di langit malakut
Sebelum segala sesuatu kelak terwujud
Adalah yang dicintai, adalah yang mencintai
Ia tak pernah mencintai dirinya sendiri

Ia yang menggantung di langit malakut
Adalah cahaya yang membersamai kekasih
Sebelum malaikat maut menjemput
Sebelum apa yang tertulis menjadi bersih

Ia yang menggantung di langit malakut
Adalah nur muhammad, Nur Muhammad
Asal mula segala semesta dicipta
Satu-satunya alasan Tuhan untuk mencipta dengan cinta. 

Purwokerto, 2023

***

Fasr

Suara debam kaki gajah Abrahah
Adalah semata kehancuran dan maut di tanah Mekah
Ribuan tentara masuk menghunus pedang
Dan di atas bukit Abdul Mutolib sendiri menantang

Tak ada yang menjaga Ka’bah, maka pasukanku hancurkanlah
Aku hanyalah pemilik unta, dan rumah itu juga memiliki tuan yang melindunginya

Pasukan gajah Abrahah semakin mendekat
Ababil membawa neraka di paruh dan cakarnya yang pekat
Hanguslah, seperti ulat memakan dedaunan
Abrahah terbakar habis dan kisah tentang lahirnya bayi suci serupa gerimis

Pada kelahiran itu, empat belas penyangga tiang Kisra bergeletar
Danau Sawa mengering tanpa setetes pun air
Dan api abadi bangsa Persia yang seribu tahun tak pernah padam
Tiba-tiba menjadi lilin kecil yang habis ditiup malam

Kelahiran agung, kelahiran agung seorang nabi
Albarzanji mencatatnya dalam baris-baris puisi

Purwokerto, 2023

***

Halimahku

Di pedesaan kering kerontang itu para ibu bani Sa’ad tinggal
Tak ada yang mau menyusui anak yatim
Tak ada manfaat yang bisa diambil dari anak yatim
Dan Halimah putri Abu Dzuaib juga tak hendak mengasuh

Tapi ibu tetaplah ibu
Tuhan memasukkan cinta & kasih sayang ke dalam dada mereka
Bayi yatim itu ia bawa ke dalam rumah
Maka segala kebaikan & keajaiban berkelindan mengikat berkah

Oh Halimahku, tak ada yang sia-sia dari tetes air susumu
Yang masuk ke dalam mulut suci, lidah suci, kerongkongan suci
Dan hati yang kelak dibasuh dengan air suci

Di pedesaan kering kerontang itu para ibu bani Sa’ad tinggal
Di pedesaan kering kerontang itu keajaiban jadi karnaval

Purwokerto, 2023

***

Dua Rembulan Quraisy

Ini kisah seorang pria yang dititipi cahaya pada wajahnya
Yang membuat seluruh gadis jazirah
Menjerit histeris dan rebah seketika

Tak ada yang tak mencintainya
Karena Abdullah sedang kedunungan cahaya
Tapi ada satu perempuan yang tak berpaling
Ia tak takjub mati saat melihat cahaya dan bergeming

Aminah perempuan suci dari Mekah
Si rembulan terbit yang terbalut kiswah
Abdullah jatuh cinta-Aminah jatuh cinta
Dan ia mengandung dalam rahim cahaya

Purwokerto, 2023

*) Image by istockphoto.com