Penyair Pertama

Dia yang menyendiri
masih bersuluk
di gua dekat tubuhmu

Dia yang dekat
sejengkal lagi mencakarmu
di dalam dirinya.

Lombok, 2026

***

Metanoia Waktu

Suatu ketika,

Akan ada saat di mana kau mengira
aku akan mencacah waktu
dan menyembunyiknannya di dalam
tembikar-tembikar biru warisan leluhurku

Padahal di sini
kau pungut segala yang telah hanyut
di tepian paling lepas
dari tubuhku

Tanpa ada satupun lentur suara
bunyi kata yang sempat berteduh
ketika waktu akan jatuh
ke mangkuk makan malammu

Di sini, segalanya memilih sembunyi
dalam segaris kata
ketika gemerisik hujan
menimpa segala yang akan tiada

Lombok, 2026

*) Image by istockphoto.com