KURUNGBUKA.com, CALIFORNIA – Atlet BMX asal Indonesia sekaligus seniman pertunjukan internasional, Heru Anwari, kembali menjalankan kontrak tur di kawasan Amerika Utara pada tahun 2026. Tahun ini menjadi tahun ketiga berturut-turut dirinya tampil dalam rangkaian pertunjukan di berbagai kota di Amerika Serikat bagian utara dan Kanada sebagai performer profesional dalam pertunjukan urban circus.
Selama lima tahun terakhir, Heru aktif berkarier sebagai seniman pertunjukan internasional dan telah tampil di berbagai gedung seni pertunjukan (performing arts center) dan teater ternama dunia. Ia dikenal sebagai salah satu rider BMX Indonesia yang berhasil membawa olahraga ekstrem ke dalam panggung seni pertunjukan modern.
Heru bergabung dengan ONYX Productions sejak 2021. Perusahaan seni pertunjukan asal Australia tersebut bekerja sama dengan IMG Artists asal Amerika Serikat sebagai promotor untuk menjalankan tur di Amerika Utara. Melalui kolaborasi tersebut, pertunjukan dipasarkan kepada publik umum, sekolah, yayasan, komunitas seni, hingga universitas di berbagai kota.
Dalam rangkaian tur ini, tiket pertunjukan dijual untuk masyarakat umum dengan harga mulai dari $15 hingga $85 dolar Amerika Serikat, tergantung kategori dan penempatan kursi di dalam teater.
Sebelumnya, Heru telah menjalani berbagai tur internasional di sejumlah negara, di antaranya Australia, Selandia Baru, Qatar, Bahrain, hingga kawasan Timur Tengah lainnya. Saat ini, ia masih memegang kontrak tur internasional hingga akhir 2026.

Pada penghujung bulan ini, Heru bersama timnya dijadwalkan menjadi penampil utama dalam ajang International Children’s Festival of the Arts 2026 di Alberta, Kanada.
Pertunjukan yang dijalani Heru bersama 360ALLSTARS menghadirkan konsep urban circus berenergi tinggi yang memadukan BMX flatland, breakdance, beatboxing, musik, dan seni sirkus modern dalam satu panggung hiburan keluarga. Konsep tersebut menjadi salah satu pertunjukan street culture populer di berbagai gedung teater internasional.
Dalam satu kali pertunjukan, jumlah penonton dapat mencapai hingga 1.800 orang. Banyak pertunjukan juga digelar melalui program school show hasil kerja sama dengan yayasan pendidikan, sekolah, dan universitas. Sering juga melakukan program workshops dan interview saat meet and great.
“Saya memberikan keindahan kepada anak-anak, dan mereka bahagia. Saya yakin mereka akan pulang dengan memilih mimpi mereka dan hidup dalam mimpi mereka,” ujar Heru Anwari.
Menurutnya, seni pertunjukan bukan hanya hiburan, melainkan medium untuk menyebarkan kebahagiaan, semangat, dan harapan kepada generasi muda serta keluarga.
“Seni pertunjukan adalah sebuah keindahan. Keindahan merupakan salah satu puncak kehidupan setelah agama, ilmu, dan seni. Begitulah saya mencintai dunia pertunjukan, seperti menyebarkan kebahagiaan dan cinta,” tambahnya.

Selain tur di Amerika Utara, perusahaan yang menaungi Heru juga tengah menjalankan pertunjukan serupa di Meksiko dan London dengan tim berbeda. Dalam jaringan internasional 360ALLSTARS, membagi cast member untuk pertunjukan di Amerika, Australia, dan Eropa.
Heru Anwari menjadi salah satu rider asal Asia yang telah mengikuti tur dunia tersebut selama lima tahun terakhir. Kiprahnya dinilai berhasil membuka jalan bagi atlet BMX Asia untuk berkembang tidak hanya di dunia olahraga, tetapi juga dalam industri seni pertunjukan internasional.
Salah satu aksi terbaru Heru berlangsung di Grand Theatre Center for the Arts di Tracy, California. Gedung pertunjukan tersebut pernah menjadi panggung bagi sejumlah nama besar dunia hiburan internasional, termasuk Billy Bob Thornton bersama grup musik The Boxmasters, Terry Fator, serta musisi blues legendaris seperti Magic Dick dan Curtis Salgado. (rls/dhe)
*) Image by @delprete.photography
















