KURUNGBUKA.com, CILEGON – Jumat (17/07/26) pagi sejumlah siswa OSIS SMK YP Fatahillah 1 Cilegon sudah bersiap-siap menyambut kedatangan tamu dari dunia industri. Sekitar pukul 8.30 WIB, perwakilan dari dunia industri tiba di lokasi, disambut oleh penampilan anggota OSIS, didampingi oleh ketua umum yayasan, kepala sekolah, dan wakasek kesiswaan, yang langsung menuju lokasi penyerahan bantuan pendidikan kepada 9 orang siswa SMK YP Fatahillah 1 Cilegon di kampus 4 Kubang Lesung.
Dalam sambutannya Ketua Umum Yayasan Pendidikan Fatahillah Bambang Kusuma, ST menyatakan bahwa prosesi penyerahan bantuan dari dunia industri (PT. Krakatau POSCO & PT. KPSE) merupakan bukti bahwa tugas mencerdaskan anak bangsa bukan hanya tugas sekolah, dunia industri pun kini concern terhadap dunia pendidikan.
Ilham Bashirudin selaku Departement Head Human Resources PTKP dari PT. Krakatau POSCO berpesan kepada para penerima beasiswa agar mengutamakan ilmu.
“Yang lebih penting bukan harta atau tahta melainkan ilmu. Serta pentingnya berbakti kepada orangtua sebagai tangga awal menggapai kesuksesan di masa depan,” ungkapnya.
Sementara, Edwin Sumiroza selaku direktur PT. KPSE mengapresiasi integrasi SMK YP Fatahillah 1 Cilegon.
“SMK Fatahillah sudah tidak asing sudah sering magang di perusahaan kami. Adik-adik sudah ada dijalur yang tepat, alumni alumni Fatahillah sudah top. Ijazah yes, tapi bukti pendidikan adalah kemauan keras kita,” terangnya.
Ia mengatakan sebagai tuan rumah di Cilegon kita harus punya integritas dan etos kerja tinggi jangan kalah oleh pekerja pekerja dari Jepang atau Korea yang datang ke sini.
Dari pengawas dinas pendidikan Drs. Ujang Saprudin, M.Pd memungkasi sambutan dengan menyatakan pemberian bantuan dari industri adalah kerjasama ril antara perusahaan dengan sekolah. Ia pun berpesan kepada peserta penerima bantuan untuk terus mempertahankan disiplin dan prestasi sekaligus punya integritas yang baik atau jadi anak Soleh.
Acara ditutup dengan prosesi penyerahan bantuan beasiswa setahun full dari perusahaan secara simbolis, dan ditutup oleh doa yang dilantunkan oleh ustadz Saepulloh, S.Pd.I (rls/dhe)


















