KURUNGBUKA.com, JAKARTA – Alam selalu tahu satu kebenaran yang sederhana: Ia tidak membutuhkan kita. Jauh sebelum manusia hadir, bumi sudah bernapas, berbunga, dan bertahan dengan caranya sendiri. Jika kita lenyap besok, Ia juga akan terus berjalan. Namun sebagian dari kita memilih untuk tetap tinggal dan merawatnya. Bukan karena kewajiban, melainkan karena cinta. Pilihan itu yang diambil dengan tenang dan diwariskan dengan penuh kesadaran, itulah yang menjadi semangat dari Festival Kreasi 2026: Earth Warriors. Festival Kreasi 2026 berlangsung pada 15 hingga 24 Mei 2026, pukul 09.00 hingga 17.00, secara serentak di tiga kota: Asya Jakarta, Pustaka Pahala Tangerang, dan Bali Masari Villas & Spa.

Dengan Pembukaan Pameran pada 17 Mei 2026 di Asya Jakarta, festival ini mempertemukan seniman, pendidik, pegiat komunitas, dan keluarga dalam sebuah perayaan atas salah satu tindakan paling mendesak di zaman kita yaitu mewariskan kepedulian terhadap bumi kepada generasi berikutnya. Festival ini dibangun di atas keyakinan bahwa pendidikan dan pelestarian lingkungan bukanlah dua hal yang terpisah. Mengajarkan seorang anak untuk mencintai sebatang pohon bukan tindakan kecil. Itu adalah bukti kepedulian kepada masa depan.

Festival Kreasi 2026 dibuka dengan Terra Firma, momen pembukaan pameran sekaligus diskusi seniman yang mengangkat pertanyaan: bagaimana kita mempersiapkan generasi berikutnya untuk menjaga bumi melalui pendidikan? Terra Firma yang berarti tanah yang kokoh berbicara tentang fondasi yang harus kita bangun hari ini agar generasi setelah kita memiliki pijakan yang kuat untuk melangkah.

Diskusi ini menampilkan sinematografer dan fotografer Jared Hinde, filmmaker dan fotografer George Arif, Agung Wijanarko selaku Executive Vice President iBox Business and Education, serta pelukis Ary Dananjaya. Acara ini diresmikan oleh Wibowo Muljono, Direktur Utama Astra Property.

Terra Firma diikuti oleh pameran yang menampilkan karya-karya George Arif, Jared Hinde, Ary Dananjaya, dan Jessica Halim, empat seniman yang praktik kreatifnya dibentuk oleh kepedulian mendalam terhadap alam. Karya-karya mereka tidak menggurui. Sebaliknya karya tersebut mengundang pengunjung untuk merenungkan apa yang telah kita ambil dan apa yang masih memiliki peluang untuk kita jaga. Festival ini juga menghadirkan deretan komunitas dan pegiat lingkungan, di antaranya demibumi, Bhumi Gallery, Ade Ubaidil, Priska Amalia, dan Andina Subarja, serta booth dari Bank OCBC, HokBen, Noura Books, Bhumi Handmade, demibumi, dan Seeds of Hope.

Di luar diskusi dan pameran, rangkaian acara juga terdapat Family Bazaar, Podcast Battle, dan Kids Playground, semuanya berlangsung di tengah keindahan alam Asya Jakarta, Pustaka Pahala dan Bali Masari Villas & Spa. Ini adalah ruang yang aman bagi keluarga, generasi Z dan semua orang untuk berkumpul, bermain, dan kembali merasakan satu hal: merawat bumi adalah salah satu tindakan paling menyenangkan yang bisa kita lakukan bersama.

Festival Kreasi 2026: Earth Warriors adalah undangan bagi kita semua untuk merawat satu-satunya rumah yang kita miliki: Ibu Pertiwi. Untuk masa depan. Untuk generasi berikutnya. (rls/dhe)

Daftar di tautan berikut: bit.ly/FestivalKreasi2026
Informasi lebih lanjut: 0819-3253-3269 (WA)