KURUNGBUKA.com – Mendongeng, atau bercerita, adalah aktivitas menyampaikan sebuah kisah—baik yang diambil dari cerita rakyat, fabel, maupun cerita rekaan lainnya. Tujuannya adalah memberikan pendidikan melalui kemasan cerita yang menarik dan menghibur. Sebab, pesan yang dibalut lewat cerita akan lebih mudah diterima oleh anak-anak.
Selain itu, kegiatan bercerita yang dilakukan oleh pendidik kepada anak-anak juga dapat menumbuhkan ikatan emosional yang kuat di antara mereka. Karena itu, pendidik perlu memiliki kemampuan bercerita yang baik, sebagai metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.
Agar cerita yang disampaikan bisa menarik, menghibur, dan pesannya tersampaikan dengan baik, ada dua hal yang perlu diperhatikan: keterampilan si pendongeng dan tema cerita yang diangkat.
Berikut tiga unsur penting dalam keterampilan mendongeng:
1. Ekspresi

Setiap pendongeng harus mampu mengekspresikan tokoh dalam cerita sesuai suasana yang sedang dibangun—baik melalui ekspresi wajah (mimik) maupun bahasa tubuh (gestur). Ekspresi yang tepat akan membantu membangun suasana cerita dan menyampaikan emosi dengan lebih kuat. Cerita pun terasa lebih hidup. Misalnya, pendongeng bisa menampilkan mimik sedih, marah, atau bahagia sesuai adegan.
2. Intonasi

Intonasi adalah naik-turunnya suara saat mendongeng, baik ketika menjadi narator maupun saat menghidupkan suara tiap tokoh. Penggunaan intonasi harus berpadu dengan ekspresi. Pendongeng perlu tahu kapan harus menggunakan suara yang halus, sedang, atau menggelegar untuk menciptakan suasana cerita yang lebih hidup.
3. Improvisasi

Improvisasi bertujuan agar cerita tidak terasa kaku. Improvisasi bisa berupa tambahan kata-kata lucu, dialog tokoh, atau sedikit tambahan narasi. Namun, improvisasi tetap harus sesuai dengan alur cerita. Jika dilakukan dengan baik, improvisasi bisa menjadi bumbu yang memperkaya cerita.
Lalu, bagaimana agar kita bisa bercerita dengan baik menggunakan tiga unsur tadi: ekspresi, intonasi, dan improvisasi?
Kuncinya adalah: LATIHAN!
Ya, memperbanyak latihan.
Untuk mencapai sesuatu, butuh proses. Latihan salah satunya. Selamat berlatih, Kawan-Kawan!












