KURUNGBUKA.com – Anak-anak memiliki kesukaan yang gampang membingungkan kaum dewasa. Yang mereka sukai kadang mendapat cibiran atau diledek berkaitan masuk akal. Namun, anak-anak yang membentuk keistimewaan membenakan diri menekuni yang disukai. Padahal, kesenangan dan kesungguhan yang mereka miliki memberi keyakinan hidup, tak mempan diomeli kaum dewasa atau orang tua.
Yang terbaca dalam novel berjudul The Bad Beginning (2003) gubahan Lemony Snicket: tiga tokoh anak menyatakan keistimewaannya. Pengarang yang sengaja ingin membuat pembaca memberi pujian ketimbang ejekan. Yang diceritakan: “Violet Baudelaire, si sulung, gemar melempar batu… Sambil melempar batu, Violet menatap cakrawala dan berpikir tentang penemuan yang akan dibuatnya.” Jadi, ia tidak melakukan perbuatan yang sia-sia. Violet justru mengukuhkan kemauan berpikir. Ia memiliki pijakan sains, tidak asal-asalan berbuat dan menikmati alam.
Anak tidak harus dinasihati jika sudah memiliki girang dalam perbuatan-perbuatan yang disukai. Kita lanjutkan mengenal Klaus Baudelaire. Yang disampaikan pengarang: “… gemar mengamati makhluk-makhluk dalam genangan air.” Ia dibimbing rasa penasaran dan gejala penelitian. Yang dilihatnya menakjubkan tapi tidak semuanya bisa dijelaskan. Ia tetap saja memberi perhatian yang besar, yang sulit tergantikan dengan tindakan lain.
Yang ditampilkan dalam novel adalah tokoh-tokoh yang menikmati hari-harinya dengan campuran keseriusan, hiburan, kesenangan, dan ketekunan. Kita membacanya sambil membayangkan pengasuhan dan cara hidup yang ikut mempengaruhi para tokoh dalam menyatakan dirinya bersama alam. Mereka bermain di pantai, yang meresmikan perbuatan tanpa harus segera menghimpun makna-makna.
*) Image by summerbook
Dukung Kurungbuka.com untuk terus menayangkan karya-karya penulis terbaik dari Indonesia. Khusus di kolom ini, dukunganmu sepenuhnya akan diberikan kepada penulisnya. >>> KLIK DI SINI <<<
















